|| Hatsune Miku || Anime Blogger Templates ||

Pengertian Hikikomori

Posted by : Unknown
Monday, 19 May 2014
 Konbanwa,Minna-san! Masih ingat dengan perkataan saya "Aku seorang OTAKU, Anime Lovers, NEET, Hikikomori...." di postingan Tentang Saya? Dan setelah membahas tentang Otaku dan NEET di postingan sebelunya, kali ini saya akan membahas tentang Hikikomori.

Hikikomori [ひきこもり atau 引き籠もり], mungkin secara bahasa diartikan sebagai 'terisolasi'. Merupakan salah satu istilah dalam bahasa Jepang yang berarti seseorang yang memilih untuk mengisolasi diri (menghindarkan diri) dari kehidupan sosial (kehidupan luar) dan memilih untuk menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk diam di rumah; kalaupun ke luar rumah hanya seperlunya saja, misalnya membeli makanan atau mengambil koran.
 
 Penyebab hikikomori bisa sangat beragam baik dari lingkuangan sosial maupun dari pribadi individu itu sendiri. Secara umum, penyebab hikikomori antara lain beratnya tekanan yang diberikan kepada anak muda untuk menjadi suskes, penindasan yang dilakukan oleh teman sekolah, beranya persaingan mencari kerja, dan merasa dikhianati oleh orang-orang sekitar. Karena alasan-alasan ini, seseorang menjadi sangat stress lalu terjadilah hikikomori. Hikikomori juga dimungkinkan salah satunya karena budaya Jepang yang memungkinkan seorang anak tinggal bersama orang tuanya melewati masa remaja dan juga karena pekerjaan orang tua memungkinkan mereka menghidupi anaknya tersebut.
Tidak semua orang yang mengalami hikikomori benar-benar putus dengan dunia luar. Hal ini terbukti dari beberapa kasus hikikomori dimana orang yang mengalami hikikomori berhubungan dengan dunia luar lewat chatting. Namun, biasanya mereka akan berbohong tentang jati diri mereka. Mereka akan memakai identitas palsu karena mereka beranggaban bahwa diri mereka yang sebenarnya sudah tidak berharga.
 
 
Dalam Anime atau Manga, contoh hikikomori diantaranya adalah :  
 
Tomoko Kuroki (Watashi ga Motenai no wa Dou Kangaete mo Omaera ga Warui!-WataMote),

Hanzou Urushihara-Lucifer (Hataraku Maou-sama!)
 
 
Ciri-ciri seorang hikikomori antara lain :
- Dia tidak pernah atau jarang keluar dari kamar atau tempat tinggalnya, kecuali untuk cari makan atau belanja kebutuhan sehari-hari.
- Sering mengurung diri dikamar dan menghabiskan waktunya dengan main game seperti PS atau komputer.
- Dia hanya bergaul dengan orang-orang didunia maya seperti di media social, chat online, atau di game-game online.
- Tidak pernah bercakap-cakap atau bergaul dengan tetangga sekitarnya.
- Mempunyai sedikit teman (gejala awal dari hikikomori)
 Dan...masih banyak lagi ciri-cirinya.
 
 
Fenomena Hikikomori ini biasanya terjadi di negara-negara modern tinggi seperti Jepang. Hal ini disebabkan maraknya game-game dan fasilitas-fasilitas dunia maya yang semakin canggih dan menarik sehingga orang-orang menjadi malas dan lebih memilih untuk diam dikamar daripada bergaul dengan orang-orang disekitarnya. Hikikomori biasanya terjadi pada usia remaja dan pradewasa ( sekitar 15 - 20an ). Soalnya masa-masa ini masa dimana seseorang gamar-gemarnya main game. Hikikomori biasanya cowok, tapi bisa juga cewek. Akibat dari hikikomori sendiri sangat merugikan dimana seorang hikikomori menjadi orang yang terkucilkan di lingkungan sekitarnya. Dia seperti katak dalam tempurung. Meskipun bisa saja dia mendapatkan keuntungan dari menjadi hikikomori tapi tetap saja dia merugi. Manusia itu makhluk sosial juga yang suatu saat membutuhkan orang lain.
 
 Cara menyembuhkan Hikikomori :
Dari film dan Anime yang saya tonton, dapat saya simpulkan bahwa beberapa cara ini dapat menyembuhkan penderita Hikikomori :
1.) Mempunyai Seorang Pacar. 
Jika kita mempunyai seorang pacar, maka pacar tersebut akan mengajak kita untuk keluar dari lubang hitam tersebut dan menjadi manusia normal kembali. Karena rasa cinta, mereka akan membantunya dengan ikhlas secara bertahap, hingga orang tersebut benar-benar menjadi manusia normal yang berguna bagi masyarakat
2.) Mempunyai Sahabat. 
Sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita, mereka akan menerima kita apapun kekurangan kita. Memang susah mencari sahabat jika kita seorang hikikomori, tapi bisa kita mulai dengan berteman dengan teman kita sewaktu masa sekolah atau kuliah, bahkan tetangga kita.
3.) Stop Uang Bulanan Dari Orang Tua atau Stop Memberi Makanan. 
Setiap orang pasti tidak akan bisa hidup tanpa makanan, dan untuk mendapatkan makanan kita memerlukan uang, dan jika kita menginginkan uang, maka kita harus bekerja. Biasanya yang menjadi hikikomori itu adalah anak dari orangtua yang berkecukupan, jadi jika kita menginginkan mereka kembali normal. Caranya adalah jangan memberi mereka uang bulanan (bagi yang hikikomori terpisah dari orangtua) dan jangan memberi makanan apapun (bagi yang hikikomori yang tinggal dengan orangtua). Menurut saya cara ini adalah cara yang paling ampuh.
 
Memang sangat menyenangkan melarikan diri dari masalah dan menjadi seorang hikikomori yang menarik diri dari masyarakat. Semua masalah memang hilang, tapi itu tidak benar-benar hilang, kita hanya menutupnya untuk sementara waktu saja.
Saya sendiri seorang hikikomori...Yah, karena ciri-ciri tersebut sesuai dengan kehidupan sehari-hariku.Tapi sekarang hidupku sedikit demi sedikit mulai sembuh dari gejala hikikomori (cuma sedikit), mungkin penyebabnya karena keinginanku yang ingin dekat dengan orang yang kusuka,yaitu teman sekelasku (walaupun kami satu kelas,tetap saja saya susah untuk ngobrol dengannya di dunia nyata). Buat para pembaca, doakan yah mudah-mudahan aku bisa dekat dengan teman kelas yang kusukai itu. 
Minna-san, Onegaishimasu! ^_^
 
 
 
Sumber : Berbagai sumber

0 comments:

Copyright © 2012 Abdul Qadir Ryuzaki | Hatsune Miku Theme | Designed by Johanes DJ

 
script type="text/javascript"> var uid = '139192'; var wid = '290850';